Mengenal Lebih Dekat , apa itu Beton? 1

Mengenal Lebih Dekat , apa itu Beton?

Beton
Hampir pada setiap aspek kehidupan manusia selalu terkait dengan baik secara langsung maupun tidak langsung, sebagai contoh adalah jalan dan jembatan yang strukturnya terbuat dari beton, lapangan terbang, pemecah gelombang, bendungan. Bahan susuan yang umum digunakan sampai saat ini adalah semen, pasir, kerikil, batu pecah dan air. Kualitas bergantung pada bahan-bahan penyusunnya. Semen merupakan salah satu bahan penyusun yang bersifat sebagai pengikat agregat pada campuran. Besarnya kuat dipengaruhi beberapa hal antara lain fas, jenis semen, gradasi agregat, sifat agregat, dan pengerjaan (pencampuran, pemadatan, dan perawatan), umur beton, serta bahan kimia tambahan (admixture).

Hal lain yang mendasari pemilihan dan penggunaan sebagai bahan konstruksi adalah faktor efektifitas dan tingkat efisiensinya. Secara umum bahan pengisis (filler) terbuat dari bahan-bahan yang mudah diperoleh, mudah diolah (workability) dan mempunyai keawetan (durability) serta kekuatan (strenght) yang sangat diperlukan dalam pembangunan suatu konstruksi.

Pengertian Beton
Beton adalah material konstruksi yang pada saat ini sudah sangat umum digunakan. Saat ini berbagai bangunan sudah menggunakan material dari beton. Pentingnya peranan konstruksi menuntut suatu kualitas yang memadai. Penelitian-penelitian telah banyak dilakukan untuk memperoleh suatu penemuan alternatif penggunaan konstruksi dalam berbagai bidang secara tepat dan efisien, sehingga akan diperoleh mutu beton yang lebih baik. Beton merupakan unsur yang sangat penting, mengingat fungsinya sebagai salah satu pembentuk struktur yang paling banyak digunakan oleh masyarakat. Keadaan ini dapat dimaklumi, karena sistem konstruksi mempunyai banyak kelebihan jika dibandingkan dengan bahan lain. Keunggulan sebagai bahan konstruksi antara lain mempunyai kuat tekan yang tinggi, dapat mengikuti bentuk bangunan secara bebas, tahan terhadap api dan biaya perawatan yang relatif murah.

Beton yang bermutu baik mempunyai beberapa kelebihan diantaranya mempunyai kuat tekan tinggi, tahan terhadap pengkaratan atau pembusukan oleh kondisi lingkungan, tahan aus, dan tahan terhadap cuaca (panas, dingin, sinar matahari, hujan). juga mempunyai beberapa kelemahan, yaitu lemah terhadap kuat tarik, mengembang dan menyusut bila terjadi perubahan suhu, sulit kedap air secara sempurna, dan bersifat getas.

Karateristik Beton Yang Baik
Jika kita melakukan pembuatan beton secara baik dan benar. Maka yang dihasilkan adalah baik pula. Karekateristik beton yang baik adalah :

1. Homogen, artinya semua bahan tercampur dengan baik dan tidak mengalami segregasi ( pemisahan bahan-bahan penyusun).

2. Strenght, artinya sebuah beton mempunyai kekuatan seperti yang kita rencanakan. Kelebihan maupun kekurangan keuatan menunjukkan bahwa ada kesalahan yang kita lakukan. Baik pada pemilihan bahan, pengaturan komposisi, pencampuran maupun perawatan beton.

3. Durable, keawetan juga minimal sesuai dengan apa yang direncanakan. Biasanya mempunyai daya awet hingga 40-50 tahun. Setidaknya yang sudah berumur 40 tahun sudah diganti. Karena kekuatannya akan menurun secara perlahan yang dikhawatirkan akan mempengaruhi pembagian beban terhadap struktur bangunan.

4. Economic, harga yang ekonomis bukan berarti harganya murah. Ekonomis berarti pelaksanaan dan pemakaian memenuhi standar efisiensi dan efektivitas pekerjaan. Kebanyakan akan menyangkut masalah biaya. Jadi wajar jika mempunyai harga yang lebih murah dibanding bahan konstruksi lainnya.

Seiring dengan melambungnya harga semen sebagai bahan utama pembuatan, maka biaya pembuatan menjadi mahal. Mahalnya biaya pembuatan merupakan suatu permasalahan yang perlu dipecahkan guna perkembangan teknologi di bidang konstruksi, khususnya pada biaya pembuatan suatu struktur bangunan. Untuk itu perlu adanya bahan pengganti semen dalam pembuatan atau sekedar bahan tambah untuk mengurangi jumlah semen yang diperlukan dalam pembuatan, tetapi tidak mengurangi kualitas mutu sehingga tetap memenuhi syarat dalam pekerjaan konstruksi. Sebagai contoh : dinding merupakan salah satu elemen dalam bangunan gedung, kecenderungan bangunan modern menggunakan dinding panel atau precast sebagai pilihan karena beberapa keunggulan.

Write a Comment

Your email address will not be published.